Doa dan Shalat Jenazah
Tata Cara Shalat Jenazah
Berikut Tata Cara Shalat Jenazah secara ringkas dan lengkap dengan bacaan setiap takbir:
1. Niat (di dalam hati)
بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ
الْـحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ الْعٰلَمِيْنَ ...
1. Niat (di dalam hati)
2. Takbir Pertama
Baca Al-Fatihah:
بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ
الْـحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ الْعٰلَمِيْنَ ...
(sampai akhir)
اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَىٰ مُحَمَّدٍ وَعَلَىٰ آلِ مُحَمَّدٍ، كَمَا صَلَّيْتَ عَلَىٰ إِبْرَاهِيمَ، وَعَلَىٰ آلِ إِبْرَاهِيمَ، إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ.
اللَّهُمَّ بَارِكْ عَلَىٰ مُحَمَّدٍ وَعَلَىٰ آلِ مُحَمَّدٍ، كَمَا بَارَكْتَ عَلَىٰ إِبْرَاهِيمَ، وَعَلَىٰ آلِ إِبْرَاهِيمَ، إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ.
3. Takbir Kedua
Baca Shalawat atas Nabi:
اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَىٰ مُحَمَّدٍ وَعَلَىٰ آلِ مُحَمَّدٍ، كَمَا صَلَّيْتَ عَلَىٰ إِبْرَاهِيمَ، وَعَلَىٰ آلِ إِبْرَاهِيمَ، إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ.
اللَّهُمَّ بَارِكْ عَلَىٰ مُحَمَّدٍ وَعَلَىٰ آلِ مُحَمَّدٍ، كَمَا بَارَكْتَ عَلَىٰ إِبْرَاهِيمَ، وَعَلَىٰ آلِ إِبْرَاهِيمَ، إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ.
4. Takbir Ketiga
Doa untuk jenazah, contoh:اللَّهُمَّ اغْفِرْ لَهُ وَارْحَمْهُ، وَعَافِهِ وَاعْفُ عَنْهُ، وَأَكْرِمْ نُزُلَهُ، وَوَسِّعْ مُدْخَلَهُ، وَاغْسِلْهُ بِالْمَاءِ وَالثَّلْجِ وَالْبَرَدِ ...
hingga akhir doa jenazah, atau boleh doa yang lebih ringkas seperti:
اللَّهُمَّ اغْفِرْ لَهُ وَارْحَمْهُ.
5. Takbir Keempat
Doa penutup dan minta keselamatan, misalnya:اللَّهُمَّ لَا تَحْرِمْنَا أَجْرَهُ، وَلَا تَفْتِنَّا بَعْدَهُ، وَاغْفِرْ لَنَا وَلَهُ.
6. Salam
Satu kali salam ke kanan:السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللَّهِ
Jika jenazah perempuan, ganti lafaz doa dari له (laki-laki) menjadi لها (perempuan).
Semoga Allah mengampuni yang wafat dan memberi ketabahan untuk keluarga yang ditinggalkan.
Semoga Allah mengampuni yang wafat dan memberi ketabahan untuk keluarga yang ditinggalkan.
Pada takbir keempat, doa yang dibaca tidak ada batasan khusus, dan boleh membaca doa apapun yang ma’ruf* (dikenal dari sunnah) termasuk doa yang pendek seperti:
اللَّهُمَّ اغْفِرْ لَهُ وَارْحَمْهُ
Jika doa yang sama diulang lagi setelah takbir keempat, itu tetap diperbolehkan, karena intinya adalah berdoa untuk kebaikan jenazah, dan jumlah serta susunan doanya fleksibel, selama tidak keluar dari tuntunan umum.
Namun, jika mampu, dianjurkan pada takbir keempat membaca doa untuk diri sendiri dan kaum muslimin secara umum, seperti:
اللَّهُمَّ لَا تَحْرِمْنَا أَجْرَهُ، وَلَا تَفْتِنَّا بَعْدَهُ، وَاغْفِرْ لَنَا وَلَهُ
Tapi kalau tidak hafal atau bingung, mengulang doa pendek dari takbir ketiga juga sah dan tidak masalah.
Doa Memasukkan Jenazah ke dalam Kubur
Ini doa saat memasukkan jenazah ke dalam kubur, sesuai sunnah:
بِسْمِ اللَّهِ وَعَلَى سُنَّةِ رَسُولِ اللَّهِ
(Dengan nama Allah, dan di atas sunnah Rasulullah.)
Dalam riwayat lain:
بِسْمِ اللَّهِ وَعَلَى مِلَّةِ رَسُولِ اللَّهِ
(Dengan nama Allah dan di atas agama Rasulullah.)
Keduanya sah dipakai. Silakan pilih yang mudah diingat.
Doa setelah Jenazah Dimakamkan
Doa setelah jenazah dimakamkan, berdasarkan sunnah, adalah:
اللَّهُمَّ اغْفِرْ لَهُ، اللَّهُمَّ ثَبِّتْهُ
(Ya Allah, ampunilah dia. Ya Allah, teguhkanlah dia.)
Ini dibaca saat mendoakan si mayit setelah dikubur dan ditimbun tanah, terutama ketika para sahabat dulu berdiri sejenak mendoakan agar mayit diberi keteguhan dalam menjawab pertanyaan malaikat.
***
.webp)


